UPDATEMAGZ.COM – Sinopsis Ishq Subhan Allah Episode 15 September 2019. Zara menangis dan mengingat sumpah Kabir. Kabir datang ke sana dan mendengar isak tangisnya. Kabir menawarkan tisu. Zara mengabaikannya tapi Kabir menjatuhkan padanya yang mengatakan ada pesannya di tisu tersebut. Zara tersenyum. Pesan itu mengatakan bahwa senyumnya adalah segalanya. Zara mencoba untuk mengabaikannya tetapi Kabir datang di depannya dan menyeka air matanya.

Sinopsis Ishq Subhan Allah

Zara mengatakan kamu jahat, kamu mengatakan apa yang tidak bisa kupikirkan, apakah cinta tidak ada lagi. Kabir mengatakan kamu selamatkan hubungan kita, jangan datang ke dewan syariah, lakukan ini untuk menyelamatkan hubungan kita. Zara mengatakan bukankah kamu harus melindungi hubungan kita juga. Kabir mengatakan preman datang ke rumah kita, aku melindungimu. Zara mengatakan kamu peduli untuk perlindungan ku itu sebabnya kamu tidak ingin aku pergi, jika kamu khawatir tentang hidupku maka aku tidak akan datang. Kabir berkata aku berkata padamu bahwa Tuhan memberi ku hak untuk bekerja di luar dan kamu menangani rumah, kau tidak mendengarkan dan ini terjadi karena itu.

Zara mengatakan istri Nabi dulu melakukan bisnis, Islam tidak menghentikan kita lalu siapa yang menghentikan kita dari berolahraga. Zeenat mendengar argumen mereka. Kabir berkata aku tidak ingin kamu datang ke dewan syariah, maukah kamu melakukannya untukku. Pelayan datang ke Zeenat. Zara dan Kabir mendengarnya. Zeenat berkata aku baru saja membawa teh.

Kabir datang ke Shahbaz dan mengatakan aku akan ke polisi, Zara membutuhkan keamanan. Shahbaz mengatakan jika kau mengajukan keluhan maka media akan tahu, Zara tidak akan pergi sekarang karena kau memberinya janji, aku telah mengatur keamanan untuk rumah.

Zeenat mengatakan kepada Zara bahwa jangan pergi ke dewan syariah atau hubungan mu dengan Kabir akan berakhir tetapi jika kau tidak pergi maka wanita akan berpikir kau takut dan mereka akan menyalahkan Kabir. Zara mengatakan apa yang kamu katakan. Zeenat mengatakan berdebat dengan suamimu dan tenang untuk saat ini. Zeenat pergi.

Sinopsis Ishq Subhan Allah Episode 63 Tayang Minggu 15 September

Zeenat pergi ke kamarnya dan mengatakan 12 April akan menyenangkan, Zara akan pergi ke dewan syariah dan hubungan mereka akan berakhir, aku sangat senang. Kashan mengatakan kamu sangat beracun. Zeenat mengatakan mereka menghancurkan kehidupan adik ku juga.

Zeenat mengambil ponsel darinya. Kashan beranjak pergi. Zeenat menelpon Rizwan dan mengatakan apa kabar, aku ingin memberi tahu mu bahwa Irfan akan menjadi kepala dewan syariah lagi pada 12 April, aku punya satu berita lagi tetapi pujilah aku terlebih dahulu. Rizwan mengatakan jangan membuatku jengkel, lalu menutup menelepon. Zeenat mengatakan dia membutuhkan bantuan ku dan begitu pekerjaan ku selesai maka aku akan mengirimnya pergiĀ  juga.

Sinopsis Ishq Subhan Allah pisode 63 Kashan pergi ke Kabir dan berkata jangan khawatir, istrimu sudah matang dan dia sangat mencintaimu. Kabir mengatakan aku mencoba segalanya tetapi pikirannya berbeda, bagaimana jika dia datang ke dewan syariah. Kashan mengatakan kamu mengambil banyak keputusan kuat, aku yakin kamu akan menghentikan Zara. Kashan bergegas pergi. Shahbaz mendengar semuanya.

Shahbaz berkata pada dirinya sendiri bahwa aku harus menghentikan Zara agar tidak pergi ke dewan syariah jika tidak kehormatan anak ku akan ternoda. Zeenat bersembunyi dan mendengarnya. Shahbaz menelpon orang jahat dan memberitahunya beberapa perintah.

Kabir datang ke Zara dan menariknya ke kamar membawanya ke teras dan menunjukkan makanannya. Zara mengatakan kami banyak bertengkar jadi kupikir ada makanan denganmu. Zara mengatakan ini sangat panas di sini, matahari keluar. Kabir berkata aku di sini juga. Zara mengatakan aku seorang wanita, aku berbeda.

Kabir mengatakan itu yang ingin aku katakan, kita memiliki tugas yang berbeda. Kabir mengatakan bahwa suami ingin memberikan semua kemewahan kepada istrinya sehingga istrinya harus pergi dan bekerja, istri harus duduk di rumah dan memberinya kedamaian dan kebahagiaan di rumah, jangan pergi ke dewan syariah demi aku. Kabir meletakkan payung di atasnya.